1 year ago | by Administrator

NMD, Hype, What, Why?

  • 8150 views
  • 0 comments

hype

A fad. A clever marketing strategy which a product is advertized as the thing everyone must have, to the point where people begin to feel they need to consume it. 

 

“..thou shalt eat the hype..’

 

Oke, telah tiba juga waktunya saat anak muda, young money, young gunz, utube vlogger, fuccbois, dsb. dsb. membicarakan, memperdebatkan dan rela berjam-jam, menyewa joki, mengeluarkan senjata, menyombongkan kedudukan, pangkat (well, ini kejadian beneran, karena gue jadi salah satu panitia rilis NMD ini..banyak abege” nyela antrean sambil boasting: “Eh elo gtau Bapa gue siapa? Gue pokonya mau en em di gimanapun caranya..” , what a faggotry..) demi sepasang sepatu rilisan Adidas ini.

 

Tapi memang apa bagusnya sih? Emang bener” worthy ngeluarin duit 2-3 juta (harga retail), bahkan sampai 8 juta utk rilisan NMD primeknit terbarunya kemarin. Mari kita bahas, NMD (asal kata dari Nomade, artinya berpindah-pindah) memang dibuat Adidas sebagai tombak utama mereka di kategori lifestyle, sekaligus suksesor Ultra Boost. Nama terakhir ini, dirasa masih ada di grey area antara sport – sport lifestyle – danpure lifestyle shoes, bingung? Coba bayangin Adizero Boston – Los Angeles – Stan Smith… sehingga tim desain Adidas di Herzogenaurauch (mungkin juga termasuk trio ubur” Denis Dekovic, Marc Dolce, and Mark Milner) menghasilkan sebuah siluet baru dengan midsole boost yang kental betul dengan nuansa post-workout streetstyle, timkoji, atau apapun anda menyebutnya.

 

Banyak yang tidak tahu bahwa Adidas NMD merupakan hasil dari proses fusi 30 tahun kreasi Adidas di segmen running, dengan teknologi boost terkini nya. Elemen apa saja yg menjadi bahan” dasar dari NMD, mari kita lihat..

 

1. adidas Micropacer

Ketika dirilis 30 tahun lalu, Micropacer merupakan sebuah revolusi di dunia atletik / track & field. Kombinasi performance dengan teknologi pada LCD microcomputer yang berfungsi sebagaipedometer: memungkinkan sang pemakai memantau kalori yang dibakar dalam tiap hitungan langkahnya.

 

2. adidas Rising Star

Inovasi lain dari Adidas di tahun 80an, Adidas memberikan fitur midsole dengan panel yang memungkinkan untuk di lepas-pasang sesuai dengan fit dan cushioning level yg diinginkan oleh pemakai, interchangeable midsole pads ini bisa ditemui pada Adidas Rising Star dan Adidas Fire. Khusus untuk Rising Star, kala itu adidas menggunakan kulit kanguru karena belum ada primeknit..hehe. Oya, pads berwarna merah biru inilah elemen penting yang diambil oleh NMD sekarang.

 

3. adidas Boston Super

Siluet klasik yang dibuat memang khusus untuk event Boston Marathon, menjadi sepatu yang saat itu lumayan advanced dari segi model dan pemilihan material: mesh dan suede pada upper.. ya maklum lah masi taun ’84.. dan akhirnya model ini menjadi pondasi bagi siluet” running legendaris selanjutnya macam ZX dan EQT..

 

4. BOOST cushioning

Seperti yg pernah saya ulas dalam tulisan sebelumnya, tahun 2013, revolusi terjadi saat Adidas menjanjikan fitur “energy return” dengan impact terbesar yg pernah diciptakan produsen sepatu manapun. Mana pun. Dan ternyata kerjasama nya dengan BASF -lab kimia Jerman- berhasil menciptakan sebuah ‘energy capsules’ yang dinamai BOOST ini. Setidaknya ada 25,000 benih kapsul yang diperlukan dalam setiap pasang sepatu Adidas Ultra Boost. Konon karena level comfort nya inilah Kanye West meminta Adidas untuk menggabungkan elemen BOOST ini ke setiap sneakers nya. Tak terkecuali untuk NMD, sepertinya memakai sole BOOST merupakan hal yang wajib.

 

5. Primeknit

Tahun 2012 silam mungkin kita digemparkan oleh ‘Sengketa Knit’ antara Adidas dan Nike. Adidas sendiri dianggap me rip-off teknologi rajutan pada upper sepatu yg mereka sebut Flyknit. Sebuah rumor yang ternyata tidak terbukti kebenarannya, karena pihak Adidas sendiri memulai development teknologi ini ketika team project mereka –Astrid Lang & Stefan Tamm menemukan sebuah produk glove dengan jahitan di ‘Techtextil’ Fair di Frankfurt. Kemudian Chief Marketing Adidas Hermann Deininger memulai proyek ambisius dengan waktu 12 bulan, akhirnya tepat sebelum Olimpiade 2012 Adidas merampungkan 2,012 pasang sepatu running Primeknit, yang akhirnya menjadi inspirasi -ehm..tepatnya standar-fitur-upgrade bagi model” sepatu Adidas lain, termasuk NMD..

 

Conclusion..yah, diluar pro kontra rilisan NMD ini, saya pribadi mencoba bijak (atau nggak ya), yang jelas saya sendiri angkat jempol untuk Adidas di tahun ini (dari tahun kemarin sih), dengan manuver-manuver dan takeover dari Nike nya, khusus untuk NMD ini.. saya angkat dua jempol, tiga jempol bahkan untuk teamsocmed dan PR Adidas global, dengan campaign mereka yang menghasilkan hype & line dimana-mana… dan juga menurut saya mereka gak pernah fail soal endorsement di lini lifestyle: Pharrell, Rita Ora, David Beckham, Kanye West, Ian Brown, dll dll dll. coba bandingin aja sama NSW: …. , …. , … dan dari segi desainnya sendiri? Saya percaya siluet yang ada sekarang adalah yg paling efektif dan bijak dari segimaterial wise, cost production wise, on feet coolness, dan jujur aja..No, i’m not trying to be salty but..emang sepatu ini paling enak dipake buat jalan, bukan buat resell… :))

 

So, let’s enjoy the current game, the hype.. after the moment reaching its peak, believe me.. it will goes downfall and that’s the time when the true sneakerheads-passionate cunts-coinneseurs can really appreciate the shoe in its finest form.

 

Salam, D.

Holla at Dito at @dxxxo

VIEW COMMENTS

Related Articles