1 year ago | by Administrator

IST The Very Best of 2015 (Part 1/3)

  • 5028 views
  • 0 comments

2015 tinggal bersisa beberapa hari lagi, tahun ini merupakan tahun yang baik menjadi seorang sneaker enthusiast, banyak rilisan sneakers baik kolaborasi, GR maupun retro sukses membuat kita mengorek dompet, menjebol tabungan, merengek ke orang tua hingga jual ginjal demi memilikinya. Kami di IST dengan terpaksa terinspirasi untuk membuat sebuah daftar dari hal-hal yang menonjol yang terjadi di skena sneakers Indonesia tahun ini. Jangan lupa untuk tinggalin komentar ya!

Enjoy!

 

The What? What? And the what?

Raffle System

 

Dahulu kala, kita sering sebel ketika ada rilis sneakers yang infonya minim, ketika tahu pas kita cek ke store nya sudah sold out, terlambat sudah. Ketika brand mulai mengoptimalkan social media untuk menginfokan rilisan terbaru yang dijual dengan sistem first come first serve alias antri, ada beberapa pihak yang kelewat kreatif, membayar orang lain untuk ikut antri agar bisa membeli beberapa pasang sekaligus. Yang menyakitkan ngga lama kemudian sudah ada yang posting multiple pick up atau yang buka thread resell dengan harga melejit.

 

KZL.

 

Sekitar dua tahun belakangan brand sneakers di Indonesia mulai terketuk pintu hatinya untuk merubah semua ini, agar semua orang punya kesempatan yang sama untuk memiliki rilisan terbaru: Sistem Raffle Sistem raffle mulai digunakan ketika rilis Jordan 1 Bred di Pasific Place.

 

Everything went smooth, semua orang happy. Masalah mulai muncul ketika beberapa pihak mengunakan jasa calo untuk ikutan antri demi keuntungan pribadi, beneran… sneaker raffle pun dicaloin. Pihak store pun mengakali ini dengan peraturan baru, harus mengenakan atribut brand tersebut. Calo pun ngga mau kalah, (tanpa maksud menjudge) heran ngga sih klo ada mas atau mba yang sekiranya out of place ikutan antri?

 

Di akhir tahun ini, rilis Jordan XI 72-10 di lengkapi dengan peraturan baru : minimal belanja Rp 500.000,- untuk bisa ikutan raffle. Di satu sisi peraturan ini bisa memperkecil kesempatan berbuat curang, tapi di sisi lain memberatkan calon pembeli (plus sekilas jadi kaya judi). Hasilnya? Raffle pun sepi peminat dan terbuka lagi kesempatan untuk multiple pick up.

 

Sistem raffle sepertinya masih menjadi PR lumayan besar di tahun 2016. Tiap ada rilis baru selain kita kepikiran bisa dapat atau tidak, kita juga kepikiran bagaimana sistem raffle nya nanti.

 

Nambah-nambahin pikiran.

 

 

"Cuan" Of The Year

Adidas Yeezy

 

Ha! kalian yang berpikir "ah IST ngga se-tacky itu untuk memasukan yeezy ke salah satu listnya seperti list web sneakers kebanyakan"

 

KALIAN SEMUA SALAH !

 

Kanye West sudah membuat berita sejak dia berkolaborasi dengan nike sekitar tahun 2009, banyak orang bertanya-tanya akan seperti apa kreasinya ketika dia memutuskan untuk pindah jalur ke kompetitor terbesar nike : adidas, sekitar akhir tahun lalu. Kanye diberikan line nya tersendiri baik untuk sneakers maupun pakaian. 

 

Indonesia pun tidak luput dari demam yeezy (kecuali untuk membeli crewneck seharga $2500 untuk menjadi terlihat seperti homeless people yah), Yup, kita... paling tidak yang tinggal di Jakarta mempunyai kesempatan untuk memiliki adidas yeezy boost 350 (2 c/w) dan boost 750 dengan sistem raffle. Boost 350 dijual seharga sekitar Rp 3.299.000 dan boost 750 sekitar Rp 5.599.000.

 

Sehubungan dengan terbatasnya jumlah tiap pairs yang dirilis disini, hukum ekonomi berbicara. Banyak orang yang berminat memiliki dan mau membayar lebih untuk sepasang yeezy boost. Harga pasaran boost 350 saat ini menyentuh 13-17 juta rupiah dan boost 750 nyaris mendekati 40 juta rupiah. Dengan matematika dasar pun sudah terlihat keuntungan hingga 600% jika anda membelinya di harga retail.

 

Setelah raffle boost 350 yang pertama banyak orang mengikuti raffle demi nilai resell yeezy boost, rela antri bahkan menyanggupi syarat untuk belanja minimal sekian ratus ribu rupiah untuk mendapatkan kupon undian.

 

Menang banyak. 

 

 

Best Kicks

Adidas Ultra Boost

 

Need we say more?

Adidas tahun ini melibas semua kompetitornya dan tertawa puas di atas bukit kemenangan. Agak berlebihan memang, namun taka da perumpamaan yang lebih pas mengingat kiprah Ultra Boost tahun ini.

 

Ultra boost dirilis dengan harga yang tidak murah, namun semua pemilik yang kami temui bersumpah bahwa mereka belum pernah menemukan sneakers lain yang lebih nyaman ketimbang Ultra Boost.

 

Agaknya popularitas Ultra Boost juga terbantu oleh Kanye West, endorsement Kanye membuat Ultra Boost menjadi the most have.

 

Part 2 Here

VIEW COMMENTS

Related Articles